Tingkatkan Efisiensi Kerja, KPU Kudus Bekali Personel Pemanfaatan Teknologi AI

KUDUS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus menggelar kegiatan sosialisasi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan fokus pada digitalisasi kerja. Mengangkat tema "Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kinerja", acara ini berlangsung di Aula KPU Kabupaten Kudus pada Rabu (4/3/2026).

​Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Komisioner serta seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Kudus. Langkah ini diambil sebagai upaya adaptasi lembaga penyelenggara pemilu terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mulai merambah sektor administrasi publik.

​Ketua KPU Kabupaten Kudus, Ahmad Amir Faisol, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Faisol menekankan bahwa kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja modern merupakan realitas yang tidak bisa dihindari.

​Menurutnya, AI hadir sebagai alat bantu yang sangat signifikan untuk mempermudah beban kerja manusia, terutama dalam pengolahan data dan penyusunan draf administratif yang memerlukan ketepatan waktu.

​"Kehadiran AI di dunia kerja sangat membantu kita. Namun, ini kembali lagi kepada penggunanya; apakah dimanfaatkan ke arah positif atau negatif. Jika digunakan dengan bijak, ini akan menjadi pendukung performa organisasi yang luar biasa," ujar Faisol di hadapan para peserta.

​Hadir sebagai narasumber, Edo Firmansyah, staf Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin) KPU Kabupaten Kudus. Dalam paparannya, Edo membedah berbagai instrumen AI yang dapat diaplikasikan secara praktis untuk mendukung tugas-tugas keseharian di sekretariat.

​Edo menjelaskan bahwa pemanfaatan AI bukan berarti menggantikan peran manusia, melainkan mengotomatisasi tugas-tugas rutin agar personel KPU dapat lebih fokus pada pengambilan keputusan strategis dan pengawasan tahapan pemilu.

​"Kita masuk di era di mana efisiensi adalah kunci. Dengan AI, analisis data pemilih atau penyusunan laporan rutin bisa dilakukan lebih cepat dan akurat. Fokus kita hari ini adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi ini ke dalam alur kerja tanpa melanggar prinsip-prinsip kerahasiaan data," jelas Edo.

​Melalui sosialisasi ini, KPU Kabupaten Kudus berharap seluruh jajaran komisioner dan sekretariat memiliki kesiapan mental dan teknis dalam menghadapi disrupsi teknologi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan kualitas penyelenggaraan demokrasi di Kabupaten Kudus terus meningkat.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 30 Kali.